DIA...
Laki-laki yang tak ingin aku sebutkan namanya
Laki-laki yang masih aku harapkan sampai sekarang
Kurang lebih 1 tahun dia yang menemani hari-hariku
Dia yang setiap hari kutunggu kabarnya dan ku nanti perjumpaannya.
Dia laki-laki baik dimataku, namun jahat dimata orang-orang terdekatku.
Tidak perduli apapun yang mereka katakan, tidak perduli hasutan mereka yang menyuruhku untuk mengakhiri hubungan dengannya.
aku tetap gigih berusaha untuk menjaga hubunganku dengannya
walaupun sudah berkali-kali sakit, air mata berkali-kali jatuh,
rasa sesak yang tidak tertahan aku tetap ingin bersamanya.
Entah kenapa...
Aku yang terlalu cinta atau memang aku yang terlalu bodoh
diperlakukan tidak-selayaknya-sebagai-seorang kekasih.
Aku yang egois, childish, atau dia yang memang tidak cinta
Aku yang terlalu takut kehilangan, atau dia yang sudah ingin terbebas
dari hubungan ini
Ini bukan salahnya, semua hal yang mengakhiri hubungan kita ini
bukanlah karena salahnya..
Takdir yang menentukan, takdir yang merubah segalanya, takdir yang menyatukan kita namun juga memisahkan kita.
Sang Pemberi Takdir tahu apa yang terbaik untuk kita.
Bertahan atau berpisah yang seharusnya,
saling bersapa sayang tapi penuh dusta,
atau berjauhan dan saling merasa lega...
Laki-laki yang tak ingin aku sebutkan namanya
Laki-laki yang masih aku harapkan sampai sekarang
Kurang lebih 1 tahun dia yang menemani hari-hariku
Dia yang setiap hari kutunggu kabarnya dan ku nanti perjumpaannya.
Dia laki-laki baik dimataku, namun jahat dimata orang-orang terdekatku.
Tidak perduli apapun yang mereka katakan, tidak perduli hasutan mereka yang menyuruhku untuk mengakhiri hubungan dengannya.
aku tetap gigih berusaha untuk menjaga hubunganku dengannya
walaupun sudah berkali-kali sakit, air mata berkali-kali jatuh,
rasa sesak yang tidak tertahan aku tetap ingin bersamanya.
Entah kenapa...
Aku yang terlalu cinta atau memang aku yang terlalu bodoh
diperlakukan tidak-selayaknya-sebagai-seorang kekasih.
Aku yang egois, childish, atau dia yang memang tidak cinta
Aku yang terlalu takut kehilangan, atau dia yang sudah ingin terbebas
dari hubungan ini
Ini bukan salahnya, semua hal yang mengakhiri hubungan kita ini
bukanlah karena salahnya..
Takdir yang menentukan, takdir yang merubah segalanya, takdir yang menyatukan kita namun juga memisahkan kita.
Sang Pemberi Takdir tahu apa yang terbaik untuk kita.
Bertahan atau berpisah yang seharusnya,
saling bersapa sayang tapi penuh dusta,
atau berjauhan dan saling merasa lega...
Komentar
Posting Komentar