Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2015

Aku punya mimpi

Aku punya mimpi. Mimpiku besar, mimpiku sama seperti mimpi kalian. Mimpi yang sederhana diucap, namun sulit dicapai. Entahlah, sulit bagiku, apa itu sulit juga bagi kalian. Aku ingin membahagiakan kedua orang tua ku. Ya.. Aku yakin kalian juga. Tapi itu terasa sulit sekali bagiku, ketika semua orang dirumahku tak yakin padaku, ketika aku mencoba meyakinkan namun mereka tak percaya padaku. Bahkan sekarang hati dan jiwa ku pun terasa acuh tak acuh. "aku harus apa?? Aku harus bagaimana?? " tanyaku pada diriku sendiri "aku benci!! Aku benci!! Aku benci!! " aku bergerumuh dalam hati. Dengan segenap hatiku, dengan semangat yg tak kunjung runtuh. Aku lakukan semuanya sendiri. Aku lakukan semuanya tanpa mereka ketahui. Awalnya ku fikir semua akan berbuah baik. Orang tuaku akan bahagia mendengarnya. Dan kufikir juga saat aku bisa lakukan semuanya sendiri. Mereka akan percaya bahwa aku bisa. Tapi memang mungkin aku yang keras kepala, aku yg tak mau memahami mereka, ...
Aku benci malam. Aku benci saat semuanya terasa sunyi. Aku benci malam saat mataku sudah ingin terlelap tapi pikiranku terus menggerayap, menembus dinding kenangan, menelusuk kesela-sela memory masa laluku. Aku benci malam, aku benci hal yang secara tiba-tiba datang, entah kenapa, aku pun tak tahu sebabnya. Dan kupikir dialah sebabnya. dia yang setiap saat mengganggu fikiranku saat malam tiba, mengendap dalam ingatanku, membuat ganjal terasa dihatiku. Bahkan dia dengan sopannya menelusup kedalam fikiranku, sampai kemimpiku, datang dan pergi lagi. Aku benci malam, aku benci hal yang biasa datang padaku dimalam hari. Berbaring menatap langit kamar, merenung entah apa yang direnungkan, ke masa depan terkadang ke masa lalu. Masa lalu bersamamu tentunya. Apalah daya, hatiku lemah, fikiranku gundah, perasaanku resah. Entah bagaimana menghentikannya. Memikirkanmu membuat sakit hatiku. Memikirkanmu menambah luka dihatiku. Memikirkanmu hal yang aku lakukan setiap waktu. Sedang apa dan dim...

Created by me

SERPIHAN MASA LALUKU Aku mulai melangkah Menyusuri jalan langkah demi langkah Tak tertuju, tak terarah Dimana-mana, entah kemana Hati ini terasa merana Gelisah dan risau selalu melanda Ingin ku akhiri semua Semua, yang dahulu yang sudah berlalu Itu sebuah kisah, nyata namun menyiksaku Janjimu, kata-katamu, wajahmu Terngiang dalam ingatanku Dirimu hanya serpihan masa laluku Darimu ku tahu bahagia dan kecewa sampai jatuh Diriku ingin membuka lembaran baru Serpihan itu akan ku buang jauh-jauh Jakarta, 4 July 2015 -Shifa Rizky Amalia-