Cinta dalam doa
Aku menantimu, siapa pun seseorang yang sedang menujuku.
Siapa pun kau, semoga kau adalah seseorang yang memang
benar ditakdirkan Tuhan untukku.
Maaf jika untuk sementara, aku hanya sanggup
menguatkanmu dalam doa.
Namun percayalah, tidak ada yang sia-sia dimataNya..
Aku menitipkan cinta kita pada Sang Maha Cinta.
Sebab aku ingin, ketika kau dan aku sudah diizinkan saling menemukan,
kita tak lagi dipisahkan.
Biarlah untuk sementara aku menyapamu hanya dalam doa.
Aku yakin jika kepadamu Tuhan akan menyampaikan semuanya.
Siapa pun seseorang yang kelak menemani hidupku.
Semoga ia adalah seseorang yang selalu
menomor satukan Tuhan diatas segalanya.
Karena jika dengan Tuhan saja ia cinta, maka
ia akana memuliakan siapa pun yang akan
menjadi teman hidupnya.
Siapa pun kamu, aku menunggumu disini.
Lekaslah kembali.
Bersamamu aku ingin mewujudkan semua mimpi.
Siapa pun kau, semoga kau adalah seseorang yang memang
benar ditakdirkan Tuhan untukku.
Maaf jika untuk sementara, aku hanya sanggup
menguatkanmu dalam doa.
Namun percayalah, tidak ada yang sia-sia dimataNya..
Aku menitipkan cinta kita pada Sang Maha Cinta.
Sebab aku ingin, ketika kau dan aku sudah diizinkan saling menemukan,
kita tak lagi dipisahkan.
Biarlah untuk sementara aku menyapamu hanya dalam doa.
Aku yakin jika kepadamu Tuhan akan menyampaikan semuanya.
Siapa pun seseorang yang kelak menemani hidupku.
Semoga ia adalah seseorang yang selalu
menomor satukan Tuhan diatas segalanya.
Karena jika dengan Tuhan saja ia cinta, maka
ia akana memuliakan siapa pun yang akan
menjadi teman hidupnya.
Siapa pun kamu, aku menunggumu disini.
Lekaslah kembali.
Bersamamu aku ingin mewujudkan semua mimpi.
Komentar
Posting Komentar