MENUNGGU
Jari jemari mengetukkan diri
Diatas meja kayu jati
Ditemani secangkir kopi
Dan alunan music yang mengiringi
Risau bercampur pilu
Tak sabar aku menunggumu
Karna rinduku sudah menggebu
seperti memaksa melaju pada temu
Suara hujan gemericik
Menimbulkan suara berisik
Hatiku makin terusik
Kala jarum jam kian berganti detik
Jarum jam sudah berganti angka
Dan sosokmu tak muncul jua
Apakah aku harus menunggu lebih lama?
Ataukah lebih baik aku pergi saja?
Shifa Rizky Amalia
Diruang kerja yang sudah sepi.
Komentar
Posting Komentar