Diam



Aku adalah wanita yang jauh dari kata sempurna.
Hanya wanita kecil yang hidup dipenuhi dengan impian-impian sederhana.
Impian untuk memilikimu, misalnya.
Namun aku sadar, aku hanyalah sebutir pasir diantara ribuan pasir dipantai.
Jangankan untuk memilikimu, menaruh hati padamu saja rasanya tak pantas.


Kamu terlalu indah untuk didefinisikan.
Maha Besar Tuhan menciptakanmu dengan begitu banyak kelebihan.
Kau harus bersyukur, indahnya dirimu tidak ada didiri orang lain.
Aku yakin, yang mengagumimu bukan hanya satu atau dua perempuan.
Bisa saja, sampai ratusan.


Aku kagum melihat senyummu.
Apalagi senyum itu kau arahkan padaku.
Jangan terlalu sering tersenyum
aku takut akan makin banyak perempuan yang kagum
Karna itu rasanya menyesakkan hatiku


Biarkan aku diam memendam perasaan.
Bukan aku pengecut, kau tahu, aku hanya wanita yang kodratnya untuk menunggu.
Diam-diam aku menyelipkan namamu ditiap bait doa yang melambung dilangit semesta.
Aku diam, karna hanya itu yang bisa aku lakukan.
Sambil berharap, semoga aku dan kamu kelak dipertemukan. 




Jakarta, 6 Maret 2017
Shifa Rizky Amalia

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamu; Bulan Dan Matahari

My Besties

lirik lagu jar of hearts