--
Dihari inilah semuanya berakhir
tentang jarak
tentang rindu
tentang aku dan dirinya
tentang kita selama hampir satu tahun ini
Aku yang bodoh mengutuk diriku sendiri
mencintai dia, tanpa membiarkan dia pergi
Belum tuntas rindu akan dirinya
tapi sudah dengan teganya menyuruh dia pergi lagi
Ini lebih jauh
Dan mungkin tidak bisa ku raih lagi
Aku sedih, Menyesal, iya.
Bodohnya, dengan gampang menyudahi semuanya.
membiarkan jarak, menghancurkan semuanya.
Dia laki-laki yang tanpa aku pinta
memberikan kasih sayang dengan tulus.
Dia laki-laki yang penuh tanggung jawab
akan hidupnya.
Dia laki-laki yang tak pernah menyerah bahkan sekali pun ia jatuh.
Telah begitu banyak hal yang aku kagumi darinya
Sampai diri ini tak sanggup menyandingkan dengannya
terlalu sempurna
terlalu baik
untuk diriku yang belum sepenuhnya baik
Aku menyesal
telah membuatnya kecewa
Sampai menangis? entahlah aku tidak tahu.
Yang ku tahu, kini hatiku belum sepenuhnya siap.
hari-hari jika tanpa sapaan darinya.
Menangis, inginku jika mengingatnya.
Masih ingin berdamai pada fakta
kalau memang benar dirinya sudah pergi
tapi tetap kenangan akan dirinya selalu tersimpan baik dimemori,
tetep ditempat terbaik didalam hati.
Kini sendiriku, hanya ingin lebih fakus pada diriku sendiri
membenahi apa yang harus dibenahi.
karna jika kelak, aku sudah menjadi lebih baik.
Aku ingin berharap pada Tuhan dipertemukan denganmu lagi.
Masih dengan air mata,
aku berdoa yang terbaik untukmu.
Shifa Rizky Amalia
03/09/2016
Tangerang
tentang jarak
tentang rindu
tentang aku dan dirinya
tentang kita selama hampir satu tahun ini
Aku yang bodoh mengutuk diriku sendiri
mencintai dia, tanpa membiarkan dia pergi
Belum tuntas rindu akan dirinya
tapi sudah dengan teganya menyuruh dia pergi lagi
Ini lebih jauh
Dan mungkin tidak bisa ku raih lagi
Aku sedih, Menyesal, iya.
Bodohnya, dengan gampang menyudahi semuanya.
membiarkan jarak, menghancurkan semuanya.
Dia laki-laki yang tanpa aku pinta
memberikan kasih sayang dengan tulus.
Dia laki-laki yang penuh tanggung jawab
akan hidupnya.
Dia laki-laki yang tak pernah menyerah bahkan sekali pun ia jatuh.
Telah begitu banyak hal yang aku kagumi darinya
Sampai diri ini tak sanggup menyandingkan dengannya
terlalu sempurna
terlalu baik
untuk diriku yang belum sepenuhnya baik
Aku menyesal
telah membuatnya kecewa
Sampai menangis? entahlah aku tidak tahu.
Yang ku tahu, kini hatiku belum sepenuhnya siap.
hari-hari jika tanpa sapaan darinya.
Menangis, inginku jika mengingatnya.
Masih ingin berdamai pada fakta
kalau memang benar dirinya sudah pergi
tapi tetap kenangan akan dirinya selalu tersimpan baik dimemori,
tetep ditempat terbaik didalam hati.
Kini sendiriku, hanya ingin lebih fakus pada diriku sendiri
membenahi apa yang harus dibenahi.
karna jika kelak, aku sudah menjadi lebih baik.
Aku ingin berharap pada Tuhan dipertemukan denganmu lagi.
Masih dengan air mata,
aku berdoa yang terbaik untukmu.
Shifa Rizky Amalia
03/09/2016
Tangerang
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusterimakasih sudah mampir keBlog aku. Rajin ya ninggalin jejak dikomentar:D
HapusEverything Passes, Everything changes. Jadi pelajaran buat lebih baik kedepannya :)
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapusKomentar ini telah dihapus oleh pengarang.
Hapus