hello, My 15


Tertanggal 15 Desember 2015,

Tepat matahari sudah berganti dengan bulan.
Malam yang indah yang pernah aku rasakan.
Dibawah tenda tempat makan pinggir jalan.
Tidak ada kemewahan, tapi kesederhanaan pekat aku rasakan.


Satu persatu cerita kita lontarkan, tak membuat diriku bosan.
Mata dan terlingaku terpaku padanya,
Masa bodao dengan kendaraan yang berlalu lalang.
Yang ku rasa saat itu diriku bahagia bersamanya.

Sampai akhirnya kita tertuju pada pembicaraan serius tentang kita.
Dia ulurkan tangannya,
dan memintaku untuk meletakkan tanganku diatas tangannya.
Ku taruh dan dipegang erat olehnya.

‘Kamu mau ngga jadi teman taarufanku?’

Mendadak tubuhku gugup, darah ku mengalir dengan derasnya,
Jantungku berdegup tak terkendali.

Kata pertama yang ia ucapkan.
Sangat sederhana
Mungkin bagi kalian hanya ungkapan biasa
Tak berkesan, atau mungkin sok agamais.
Tapi aku suka, aku bahagia.


Ku terima permintaannya
Namun dengan sedikit keraguan.
Saat itu, aku masih belum percaya dengannya.
Sama seperti lelaki yang ku kenal sebelumnya,
Hanya mencibirkan kata manis tapi tak terbukti.

Tapi memang cinta bisa mengalahkan segalanya,
Bahkan seribu keraguan pun bisa dihilangkan.

Aku percaya, dengannya Tuhan kan menyatukan,
Dengannya hatiku kembali sehat
Aku percaya, dengannya cintaku tak kenal kata menyerah.

Dari sorot matanya yang teduh,
Ku yakin ada banyak kata keseriusan yang ingin ia lontarkan.
Dari sorot matanya, aku mulai percaya.

Entahlah saat menemukannya, aku lupa dengan kata mencari.
Yang ku ingin, bertahan padanya sampai Tuhan mengikat kita dalam ikatan suci.

Meminta Ridho-Nya, berdoa dan berikhtiar..
Hanya itu yang bisa ku lakukan.
Memperbaiki diri
Untuk mengharap ridho dari sang ilahi.
Tanpa harus mendahului kehendaknya, ku percaya Tuhan kan berikan yang terbaik.
Aku percaya takdir-Nya lah yang menentukan,
Kemana kisah cinta kita diarahkan








                                                                                                                            Shifa Rizky Amalia
Jakarta, 15 Februari 2016



Komentar