Sejak saat itu...
Sejak, aku dan kamu memilih untuk tak lagi bersatu.
Dan sejak dirimu sudah menemukan cinta yg baru.
Dan sejak dirimu sudah menemukan cinta yg baru.
Sepi, hening, dimalam dengan langit yg hanya berteman satu bintang, diriku yg tak pernah bosan mengingatmu dalam lamunan.
Hanya terdengar letunan lagu yg diputar saluran radio favoritku.
'Dygta - Karna Ku Sayang Kamu' entahlah bahkan radio pun mendukung suasanaku untuk semakin teringat padamu.
Hanya terdengar letunan lagu yg diputar saluran radio favoritku.
'Dygta - Karna Ku Sayang Kamu' entahlah bahkan radio pun mendukung suasanaku untuk semakin teringat padamu.
Suasana membawa pikiranku kembali kemasa itu. Masa dimana masih ada kamu yang menemani hari-hariku. Masa dimana sapaan sayang-mu masih terucap untukku.
Isi kepalaku masih saja tentangmu, namun ketiadaanku dihatimu membuatnya pilu.
Sejak, aku dan kamu memilih untuk tak lagi bersatu.
Dan sejak dirimu sudah menemukan cinta yg baru.
Dan sejak dirimu sudah menemukan cinta yg baru.
Terkadang lelah hati ini untuk terus berpura-pura bahagia ketika semua kerabatku bertanya
" apakah hatimu baik-baik saja? "
Dan ku jawab
" iya "
Dengan penuh dusta kutambahkan
" aku bahagia melihat dia dengan kekasih barunya"
" apakah hatimu baik-baik saja? "
Dan ku jawab
" iya "
Dengan penuh dusta kutambahkan
" aku bahagia melihat dia dengan kekasih barunya"
Kerap kali hatiku berontak, tak ingin aku menjadi pendusta, membohongi mereka, dan membohongi perasaanku yg tak berdosa.
Bahwa sesungguhnya aku tidak terima atas segala bahagiamu, karena aku selalu yakin aku yg paling bisa membahagiakanmu.
Aku memang masih mencintaimu, sangat.
Bahwa sesungguhnya aku tidak terima atas segala bahagiamu, karena aku selalu yakin aku yg paling bisa membahagiakanmu.
Aku memang masih mencintaimu, sangat.
Sejak aku dan kamu memilih untuk tak lagi bersatu.
Dan sejak, dirimu sudah menemukan cinta yg baru.
Dan sejak, dirimu sudah menemukan cinta yg baru.
Aku lupa cara berpikir, karena didalam kepalaku hanya wajahmu yg terukir.
Aku lupa cara berjalan, karena didalam langkahku tiada lagi kakimu yg membuatnya beriringan.
Aku lupa caranya hidup, karena didalam hariku hanya dirimu satu-satunya yg aku hirup.
Aku lupa cara berjalan, karena didalam langkahku tiada lagi kakimu yg membuatnya beriringan.
Aku lupa caranya hidup, karena didalam hariku hanya dirimu satu-satunya yg aku hirup.
Kini pagiku tak akan pernah cerah tanpa ucapan pemulai harimu.
Tanpa sapaan sayang yg terucap dari mulut manismu.
Tanpa sapaan sayang yg terucap dari mulut manismu.
Aku masih ingat kata manismu yang memintaku tuk jadi permaisuri hatimu, dan aku tak kuasa menolak itu.
Karena kamu adalah bahagiaku, menjadi teman hidupmu adalah selayaknya tugasku.
Hingga kini akhirnya, masa manis itu sudah berlalu,
kini kau mencintainya, kau bahagia dengannya.
Harimu, Cintamu, Sayangmu sudah tak lagi tentang aku.
Karena kamu adalah bahagiaku, menjadi teman hidupmu adalah selayaknya tugasku.
Hingga kini akhirnya, masa manis itu sudah berlalu,
kini kau mencintainya, kau bahagia dengannya.
Harimu, Cintamu, Sayangmu sudah tak lagi tentang aku.
Sejak aku dan kamu memilih untuk tak lagi bersatu.
Dan sejak dirimu sudah menemukan cinta yang baru.
Dan sejak dirimu sudah menemukan cinta yang baru.
Kini adamu hanya bisa tergambar dalam mimpiku.
Ketiadaanmu membuatku pilu.
Kesalahanku, tak pernah mencintai selain kamu.
Kesalahanku, tak pernah membuka hati untuk cinta yg baru.
Kesalahanku, masih sering mengingat semua tentangmu.
Ketiadaanmu membuatku pilu.
Kesalahanku, tak pernah mencintai selain kamu.
Kesalahanku, tak pernah membuka hati untuk cinta yg baru.
Kesalahanku, masih sering mengingat semua tentangmu.
Sejak, aku dan kamu memilih untuk tak lagi bersatu.
Dan sejak dirimu sudah menemukan cinta yg baru.
Dan sejak dirimu sudah menemukan cinta yg baru.
Hatiku tetap terpaut pada dirimu.
Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.
BalasHapushiks.. hiks.. sedih.. bahasa dan kata2nya bagus banged shifa, keep move on ..
BalasHapusThank you kak, double thank you karna udah visit keblog aku hihi:))
Hapusits ok...lumayan menyentuh hati
BalasHapusTerima kasih..
Hapus