Aku benci malam. Aku benci saat semuanya terasa sunyi. Aku benci malam saat mataku sudah ingin terlelap tapi pikiranku terus menggerayap, menembus dinding kenangan, menelusuk kesela-sela memory masa laluku.
Aku benci malam, aku benci hal yang secara tiba-tiba datang, entah kenapa, aku pun tak tahu sebabnya.

Dan kupikir dialah sebabnya. dia yang setiap saat mengganggu fikiranku saat malam tiba, mengendap dalam ingatanku, membuat ganjal terasa dihatiku.
Bahkan dia dengan sopannya menelusup kedalam fikiranku, sampai kemimpiku, datang dan pergi lagi.

Aku benci malam, aku benci hal yang biasa datang padaku dimalam hari.
Berbaring menatap langit kamar, merenung entah apa yang direnungkan, ke masa depan terkadang ke masa lalu. Masa lalu bersamamu tentunya.

Apalah daya, hatiku lemah, fikiranku gundah, perasaanku resah. Entah bagaimana menghentikannya. Memikirkanmu membuat sakit hatiku. Memikirkanmu menambah luka dihatiku. Memikirkanmu hal yang aku lakukan setiap waktu. Sedang apa dan dimana, fikiranku selalu tertuju padamu.
Kau bagai hantu. Menghantui hati dan fikiranku.

Kau membuatku sesak, kau membuatku sulit berjalan, kau membuatku sulit melangkah, kau membuatku sulit membuka gembok hatiku.

Aku ingin kau pergi, pergi sejauh-jauhnya. Pergi dan jangan datang lagi.
Hatiku ingin sehat. Hatiku lelah, jika sesak. Hatiku lelag jika kau menelusup kedalam fikiranku.
Ku mohon jangan datang lagi, jangan pernah masuk lagi, kedalam fikiranku, hatiku, dan kehidupanku.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kamu; Bulan Dan Matahari

My Besties

lirik lagu jar of hearts